Antara PPSMB dan Drama “Luasnya Lautan Memisahkan Kita”


 
Tak begitu pagi...
untuk bangun
dan warna udara yang kemerahan
kutahu berat saat pintu itu dibuka

Aku jadi rindu biru
Uap di kepala
Berdo’aku seharusnya lebih khusyuk....
                                    Sleman,Yogyakarta, 10 Agustus 2014

Lagu : Xylophone (Engkau Ada)

Kalimat ini sedang saya tulis ketika daun-daun bersama tangkai pohon nangka di seberang rumah sedang ditiup angin. Langit biru hari rabu sekitar pukul 9 pagi. 

Tugas Sore Hari


filoxup.blogspot.com

Teguh Arya Pamungkas

Awal semester kedua, murid-murid sekolah masih begitu malas melihat deretan rumus teori kinetik gas di buku catatan fisika mereka. Tapi beberapa murid suka sekali tersenyum di sepanjang jam pelajaran. Beberapa karena mengira tersenyum bisa menghindarkan mereka dari dipanggil ke depan untuk mengerjakan soal, ada yang tersenyum karena saat jam istirahat tadi wanita dambaannya tersenyum padanya, ada yang tersenyum karena di musim libur lalu sudah membaca buku bagus berjudul “ Senyum Itu Ibadah” , dan ada pula yang entah bagaimana tersenyum karena mengalami gangguan syaraf di wajah sehingga tak dapat menunjukkan ekspresi lain. Tolong lupakan yang terakhir.